Jumat, 14 November 2008

MAJALAH EKSPRESI 1

Ekspresi Anda Edisi Perdana
Salam Redaksi 1
Program Sparta 2
Memacu Prestasi 4
Renungan Jiwa 8
Kisah Tokoh 12
English Corner 15
Resensi Buku 17
Info Sehat 18
Iptek 20
Aneka Sastra 22
Humoria 25
Unik Menarik 27
Cerpen 28
Teka-Teki Cerdas 30
Kreasi Lukis 31
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Semoga hidup kita terus menuju kepada hidup yang lebih bermakna bagi dunia apalagi akhirat, demikian juga sekolah kita, SMP 2 Takeran.

Bagi para guru yang baru atau para siswa mungkin tidak atau belum terasa hidup dalam lingkungan SMP 2 Takeran. Bagaimana dengan para guru yang telah sejak awal ikut merintis berdirinya sekolah? Beliau pasti akan merasakan bahwa SMP ini telah berusia cukup matang untuk bisa berjala dengan lancar apalagi sekedar berdiri tegak.

SMP 2 Takeran dengan usianya yagng telah 20 tahun berusaha membenahi diri dengan berbagai aspek dan sisi-sisinya sehingga menjadi sebuah bangun yang tampak bagus untuk dipandang. Lebih nyaman untuk dihuni, lebih kondusif untuk menimba ilmu.

Dengan kiat-kiat bagus kepala sekolah yang baru berusaha untuk itu semua. Beliau sering mengungkapkan, hendaknya warga sekolah merasa nyaman seperti ikan di dalam kolam, bukan seperti burung dalam sangkar.

Salah satu sisi untuk itu adalah membuka wahana pencurahan rasa dan karsa. Akhirnya terbitlah majalah “EKSPRESI” ini. Tentu saja ini semua tidak dapat berjalan tanpapartisipasi seluruh warga sekolah. Untuk itu kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga.

Semoga Allah senantiasa memberikan pentunjuk dan kekuatan untuk melanjutkan ide cemerlang ini. Amien.

Wassalam
Redaksi.

MENUJU SEKOLAH UNGGULAN
Oleh: Drs. Edy Siswanto
(Kepala SMP 2 Takeran)
Dengan perubahan zaman yang begitu cepat dan tidak bisa kita bendung lagi, membuat para pendidik dibuat pusing untuk mengitkuti roda perkembangan zaman. Berbagai sekolah belomba untuk saling meningkatkan kualitas demi kelangsungan hidup sekolah masing-masing. Munculnya kelas unggulan, kelas bahasa inggris, sekolah berstandart nasional, juga internasioal dll, hanya untuk bersaing dalam mempertaruhkan keberadaannya, serta kepercayaan masyarakat.
Sekolah yang semakin banyak anak didiknya, berarti disekolah tersebut menjajikan kualitas lulusannya bisa dimanfaatkan untuk kehidupan di kelak kemudian hari. Semakin tinggi kepercayaan masyarakat semakin mudah pula untuk mengobitkan sekolah menjadi sekolah yang berprestasi dengan mengikuti kemauan masyarakat sekitar.
SMP2 Takeran berusaha untuk menjadikan sekolah yang diidam-idamkan masyarakat sekitar bahkan dari luar kota/kabupaten. Sekolah yang letaknya di pinggiran kota, harus berusaha dengan berbagai cara untuk menarik kepercayaan masyarakat sekitar baik dari segi fisik/sarana dan kualitas sumber daya manusia. Usaha tersebut antara lain seperti:

a. Gemar Membaca.
Anak didik SMP 2 Takeran diwajibkan membaca pada pagi hari sebelum pelajaran dimulai dan lambat laun juga waktu istirahat disunahkan untuk membaca. Kita orang Islam sudah barang tentu tidak asing, bahwa Nabi Kita Muhammad menerima wahyu yang pertama di Gua Hira’ adalah “Iqro” yang artinya membaca. Sehingga perintah itu bukan semata-mata program Sparta (SMP 2 Takeran), namun melanjutkan perintah Tuhan yang sering kita abaikan keberada-annya. Tidak ada tempat bagai anak didik Sparta untuk tidak membaca di wilayah persatuan Sparta.
b. Perpustakaan kelas.
Dalam meningkatkan gemar membaca, sekolah akan berusaha sekuat tenaga untuk mempebanyak buku-buku bacaan ringan, baik di perpustakaan umum maupun kelas. Untuk perpustakaan kelas diusahakan setiap bulan akan ada penambahan buku dari anak bahkan bisa berlangganan majalah untuk dikoleksi tiap kelas.
c. Majalah Dinding.
Untuk meningkatkan daya saing anak dalam berkarya, disediakan papan mading tiap kelas. Mading harus diisi tiap kelas. Dan paling tidak diganti setiap bulan sekali. Kelas yang terbaik akan mendapatkan hadiah buku dari wali kelas/sekolah. Pengelolaannya diserahkan ke kelas masing-masing.
d. Majalah Sekolah.
Karena seringnya membaca, akan timbul di benak anak untuk menulis yang bisa dituangkan dalam majalahnya sendiri. Selain untuk meningkatkan kreativitas dalam bidang tulis menulis juga membekali anak untuk memasyarakatkan gemar membaca dan senang menulis di kalangan keluarga dan masyarakat sekitar.
e. Taman Kelas.
Kreativitas siswa tidak hanya di bidang baca dan tulis namun diserahi tugas untuk mengelola taman kelasnya masing-masing. Kegiatan ini akan tiap tahun akan mencari kelas yang akan dinobatkan meraih piala kalpataru bergilir.
Selain taman kelas berfungsi untuk keindahan, juga bisa digunakan untuk proses belajar mengajar.
f. Taman Pramuka.
Penataan area SPARTA yang sangat luas memerlukan pengaturan yang terencana sehingga dapat menimbulkan kenyamanan dan keamanan warga Sparta, “bagaikan ikan di dalam air bukannya burung di dalam sangkar”. Diharapkan warga sekolah betah di sekolah sehingga betul-betul memudahkan peningkatan kualitas pendidikan optimal yang “berwawasan global dan berkreasi lokal”.
g. Taman Bermain.
Taman bermain bertujuan untuk membuat anak betah di sekolah, sehingga anak merasa nyaman dan bisa berkreasi dan berkarya sesuai dengan bakat masing-masing. Seiring dengan perkembangan zaman SMP 2 Takeran memberikan seluas-luasnya kepada anak untuk untuk memupuk bakat mi-nat yang akan digelar setiap hari Sabtu.
Sedangkan sarana prasarana yang bisa dinikmati adalah :
1. Lapangan Bola Voli.
2. Lapangan Basket
3. Lapanga tenis meja/lapangan
4. Badminton
5. Masjid
6. Alat Musik Hadrah
7. Tenis meja
8. Sepak bola.
h. Sekolah Bernuansa Pondok
Tuntunan masyarakat yang menginginkan generasi muda tidak hanya pandai dalam berpikir tetapi juga punya hati yang jernih serta sikap yang sopan, merupakan tuntutan yang tidak bisa ditawar lagi. SMP 2 TAKERAN akan berusaha semaksimal mungkin mengkondisikan “sekolah yang pondok, guru ya ustad/ustadhah juga murid ya santri”. Diharapkan setelah lulus, anak juga bisa hapal 38 surat yang ada di Buku Juz ’Amma.
i. Kelas Bahasa Inggris.
Bertujuan :
- Untuk mempersiapkan anak bisa lancar bahasa inggris.
- Bisa masuk ke sekolah berstandart
Internasional di Kota Madiun.
- Membekali anak untuk menjadi TKI
- Meningkatkan kepercayaan masya-rakat terhadap SMP 2 TAKERAN
j. Karya Ilmiah Remaja
Kepedulian terhadap lingkungan membuat anak-anak ingin sekali mengetahui fenomena kehidupan di sekitar, dengan mengadakan bebagai penelitian dan observasi serta kunjungan, sehingga akan menambah wawasan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Hasil penelitian siswa akan dipublikasikan pada majalah sekolah secara berkala, sehingga semakin temotivasi untuk berkreasi dan beraksi.
Dengan segala usaha untuk meningkat-kan kualitas pendidikan di Magetan bagian timur yang berdekatan dengan Madiun ini, diharapkan benar akan semakin bermanfaat bagi semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, dan masa depan para siswa sendiri. Semoga Allah SWT. Mengabulkan dan meridhainya. Amien.
Belajar tanpa berpikir tidak ada gunanya, sedangkan berpikir tanpa belajar adalah berbahaya.

PROFIL SMPN 1 TAKERAN

PROFIL SEKOLAH DAN KEBUTUHAN SARANA DAN PRASARANA

A.Profil Sekolah.
Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Takeran
Alamat : Jalan : Sumbermulyo
Desa : Jomblang
Kecamatan : Takeran
Kabupaten : Magetan
Nomor Telepon : (0351) 458648
1. Nama yayasan (bagi swasta) : -
Alamat Yayasan & Nomor Telepon : -
2. NSS/NSM/NDS : 201.051.020.66
3. Jenjang Akreditasi : -
4. Tahun Didirikan : 1985
5. Tahun Beroperasi : 1985
6. Kepemilikan Tanah :
a. Status Tanah : Hak Pakai
b. Luas Tanah : 15.470 m2
7. Status Bangunan milik : Pemerintah
8. Luas Seluruh Bangunan : 1.971 m2
9. Nomor Rekening Sekolah : 0049-01-024706-50-1 atas nama SMP Negeri 2 Takeran Bank Rakyat Indonesia Cabang Magetan
10. Data siswa 4 (empat) tahun terakhir :

Calon Siswa Baru Kelas VII Kelas VIII Kelas IX jLM
2003/2004 143 org4 Rbl 214 org 5 Rbl 211 Org 5 Rbl 647 Org 14 Rbl
2004/2005 135 org 4 Rbl 141 org 4 Rbl 213 Org 4 Rbl 489 Org 13 Rbl
2005/2006 174 org 5 Rbl 132 org 4 Rbl 142 Org 4 Rbl 448 Org 13 Rbl
2006/2007 176 org 5 Rbl 174 org 5 Rbl 130 Org 4 Rbl 462 Org 14 Rbl
2007/2008 204 0rg 6 Rbl 168 org 5 Rbl 176 Org 5 Rbl 548 Org 16 Rbl

11. a. Data Ruang Kelas
Jumlah ruang kelas asli
(d) Jumlah ruang lainnya yg digunakan untuk Ruang Kelas
(e) Jumlah ruang yg digunakan untuk Ruang Kelas16:
Ruang Multimedia
b. Data Ruang Lain.
Jenis Ruangan Jumlah
1. Perpustakaan. 1 7 x 9 4. Laboratorium.Bahasa
2. Laboratorium IPA 1 7 x 9 5. Laboratorium.Komputer .Ketrampilan 1 7 x 9
Data guru
Jumlah Guru/Staff Bagi SMP negeri Bagi SMP Swasta Keterangan
Guru Tetap Yayasan 34 org - -
Guru Tidak tetap / Guru Bantu 5 org - -
Guru PNS Dipekerjakan (DPK) 1 org - (Depag)
Staff Tata Usaha 12 org - 7 orang PTT

Mengetahui
Komite Sekolah, Kepala SMP Negeri 1 Takeran,


SADIMAN, BA Drs. DY SISWANTO, M.Pd.
NIP. 131 782 125

Brosur PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMPN 1 TAKERAN

Sekolah Standar Nasional
(SSN)
3 TAHUN LAGI diproyeksikan SBI
(Sekolah Berstandar Internasional)
SMP 1 Takeran pada tahun pelajaran 2007/2008 ini menjadi salah satu Sekolah Standar Nasional (SSN) dari 15 SSN dan 42 SMP Negeri di wilayah Kab. Magetan. Dengan moto ‘Mencetak generasi beriman, berbudi pekerti luhur, berilmu dan trampil’ siap membantu anda untuk menggali potensi diri anda untuk meraih prestasi di masa depan, dengan berbagai macam fasilitas sekolah dan berbagai macam program unggulan, sbb :
1. Sekolah Bernuansa Pondok.
SMP 1 Takeran bukan sekolah agama, tapi agama jadi landasan kami dalam berfikir dan bertindak. Oleh karena itu setiap pagi sesudah berdoa, kegiatan pertama siswa adalah membaca ayat-ayat Al-Quran agar Allah S.W.T memberikan kita kemudahan dalam belajar. Juga, ada kegiatan sholat Duha, sebelum pulang kami biasa sholat dhuhur berjamaah.yang didahului dengan sholat-sholat sunah dan kultum(.
Setiap Sabtu pagi a.l. : Iqro’ bagi siswa-siswi yang belum bisa membaca Al-Quran, MTQ bagi siswa yang sudah bisa membaca Al-Quran tapi pingin membaca layaknya Qori’/Qori’ah handal, Kaligrafi bagi para siswa yang suka melukis, hadrah bagi siswa yang gemar nyanyi,

2. Sekolah Sebagai Pusat Kegiatan Olah Raga dan Seni.
Dengan Sekolah Tenis Lapangan yang menjadi program unggulan di bidang olah raga, sekolah kami siap mencetak kamu menjadi atlet-atlet tangguh, yang dibantu pelatih ahli dari luar sekolah setiap hari Senin dan Kamis,sabtu. Sabtu pagi menggelar keahlian :l : sepak bola, tenis meja, bola volley, babdminton, renang,basket, sepak takraw, dll. .Bagi siswa yang suka melukis ada tempat untuk menyalurkannya yakni dalam kegiatan seni lukis. Dan untuk siswi yang suka menari, ada juga ajang untuk mengembangkan potensi seni tari. Kegiatan ini juga gratis……….!!!!
3. Sekolah Sebagai Pusat Teknologi Global.
Walau kami di desa, kami tidak ketinggalan informasi lho! Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TI&K) di sekolah kami tidak ketinggalan dengan yang di kota-kota besar. Selain program Microsoft Word dan Excell, ada juga Internet yang siap mengantar siswa menjelajah dunia maya. Dengan pengajar yang berpotensi siap membantu kamu memecahkan segala permasalahan yang ada ketika kamu menjelajah cyber-space. Brosur ini merupakan contoh hasil pelajaran TI&K di sekolah dan kami cetak sendiri!!!
4. Kelas Homogen.
Untuk UNAS mulai kelas 7(1) sampai 9(3), sekolah kami mengadakan program uggulan Kelas Homogen yang terdiri dari Kelas Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Biologi dan Bahasa Indonesia. Dengan tutor sejawat yang mampu membantu teman-temanya tanpa melibatkan guru..yg.dikemas dalam Joyful learning (pembelajaran yang menyenangkan dengan peralatan canggih :LCD,Laptop,handycam,OHP,TV,dll.)

5. Karya Ilmiah dan Sastra Remaja (KISAR).
Bagi siswa-siswi yang hobi menulis dan mengarang serta baca puisi, ada kegiatan di sekolah kami yang menampung hobi anda. Setiap Sabtu pagi pada waktu pengembangan bakat dan minat, siswa-siswi bisa belajar mengembangin potensinya dalam bidang penelitian ilmiah dan tulis menulis sastra, yang ditampung di majalah sekolah (Prestasi).

Creation Day.
Creation Day adalah hari Sabtu di mana siswa-siswi dapat menyalurkan potensi, hobi dan minat kita dalam bidang-bidang tertentu. Selain dalam kegiatan intra-kurikuler, semua bakat dan minat kamu bisa ditampung pada Creation Day pada hari Sabtu. Selain 5 kegiatan di atas, masih ada beberapa kegiatan yang bisa dijadikan pilihan pada Creation Day hari Sabtu, yaitu :
* Ketrampilan Elektronika, tempat para siswa belajar ketrampilan yang berhubungan dengan alat-alat listrik. Siswa akan dibimbing dan diajar cara merakit radio, tape, amplifier, dll.
* Ketrampilan Menjahit, bagi siswa-siswi yang ingin menjadi penjahit yang trampil dan mandiri, program ini bisa dijadikan pilihan.
* Ketrampilan Tata Boga, bagi siswa yang ingin pandai memasak dan menyajikan menu-menu yang menarik untuk keperluan sehari-hari atau bekal ketrampilan di masa tua.
* Hobby membaca sebelum masuk kelas diwajibkan anak membaca buku,majalah,koran, novel dll.
* English day selama tiga tahun sosialisasi komunikasi dengan Bahasa Inggris untuk persiapan SBI tahun ke 4
* Natural / Joyfull learning pembelajaran di alam yang menyenangkan
* Gelar/Uji atau Unjuk seni dan Sastra ,ketrampilan dan seabrek keahlian, kegiatan sebagai ajang pamer kebolehan dan kegiatan yang dilaksanakan akhir tahun tiap kelas. Maka buktikan dan kunjungi stand dan panggungnya mulai hari Senin-Kamis Tgl. 28-31Mei 2007 jam 7.00-12.00

SILAHKAN GABUNG SAJA DENGAN SMPN 1 TAKERAN YANG BERSTANDAR NASIONAL dan TAHUN KE 4 DIPROYEKSIKAN JADI SBI (SEKOLAH BERSTANDAR INTERNATIONAL)

DAFTARKAN jadi SISWANYA GRATIIS LEWAT:
1. SEKOLAH (KOLEKTIF SD)
2. TEMANMU DI SMESTA
3. LANGSUNG KE SEKOLAH (SMESTA)
4. LEWAT RADIO
. RADIO SUARA SMESTA FM
87,9 MhZ
Wahana Pendidikan, Informasi dan Komuniskasi, serta HIBURAn
Phone Call : 085649002248
RADIONE CAAH – Chaah SMPN 1 TAKERAN anda bisa ikutan bercuap-cuap - audisi di sekolah. Emangnya anda ndak pengin jadi presenter huuandaal.
JO LALI GABUNG TERUS
Jangan gadaikan masa depanmu! Buruan daftar!!!! Masa depan ada ditanganmu. Tentukan pilihanmu sekarang juga, atau kamu menyesal di belakang hari !!!!! Jangan pertaruhkan masa depanmu hanya untuk kepentingan sesaat!!!
Kami tidak mengobral janji dan menjual mimpi, tapi bukti dan kenyataan….!
Informasi Sekolah dan pendaftaran juga bisa diperoleh melalui :
PANITIA PENERIMAAN SISWA BARU
TAHUN PELAJARAN 2007/2008
SMP NEGERI 2 TAKERAN
Desa Jomblang Kecamatan Takeran 63383  (0351) 458649
M A G E T A N
FORMULIR PENDAFTARAM KOLEKTIF
1. Nama SD/MI : SDN/MI …………………………………………………………………..
2. Alamat : ……………………………………………………………………………..
3. Jumlah Siswa : …………….……………………………………………………….. orang
4. Nama-nama Siswa : 1. ……………………………...……….Jml. Nilai UAN : ……………….
2. ………………………………………Jml. Nilai UAN : ...……………..
3. ………………………………………Jml. Nilai UAN : ...……………..
4. ………………………………………Jml. Nilai UAN : ...……………..
5. ………………………………………Jml. Nilai UAN : ...……………..
6. ………………………………………Jml. Nilai UAN : ...……………..
7. ………………………………………Jml. Nilai UAN : ...……………..
8. ………………………………………Jml. Nilai UAN : ...……………..
9. ………………………………………Jml. Nilai UAN : ...……………..
10. ………………………………………Jml. Nilai UAN : ...……………..
Kepala SD/MI ………………………………..
______________________________
NIP.

PANITIA PENERIMAAN SISWA BARU
TAHUN PELAJARAN 2005/2006
SMP NEGERI 2 TAKERAN
Desa Jomblang Kecamatan Takeran 63383  (0351) 458649
M A G E T A N

UNTUK PANITIA
FORMULIR PENDAFTARAN
1. Nomor Pendaftaran : ……………………………………………………………………………………..
2. Nama Siswa : ……………………………………………………………………………………..
3. Tempat, tanggal lahir : ……………………………………………………………………………………..
4. Alamat Siswa : ……………………………………………………………………………………..
5. Asal SD/MI : ……………………………………………………………………………………..
6. Jumlah Nilai UAN : ……………………………………………………………………………………..
7. Prestasi Akademis/Non : ……………………………………………………………………………………..
Akademis (Nasional, Propinsi, 1. ..……………………………Tingkat : ……………………………………..
Kota/Kabupaten) 2. ……………………………..Tingkat : .…………………………………….
3. ……………………………..Tingkat : .…………………………………….

Pernyataan : Dengan ini kami menerima dan tunduk kepada keputusan Panitia Penerimaan Siswa Baru (PSB).

Mengetahui ……………………., ……. Juli 2006
Orang Tua/Wali, Calon Siswa,



______________ ________________




---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

UNTUK CALON SISWA

BUKTI PENDAFTARAN

1. Nomor Pendaftaran : ……………………………………………………………………………………..
2. Nama Siswa : ……………………………………………………………………………………..
3. Tempat, tanggal lahir : ……………………………………………………………………………………..
4. Alamat Siswa : ……………………………………………………………………………………..
5. Asal SD/MI : ……………………………………………………………………………………..
6. Jumlah Nilai UAN : ……………………………………………………………………………………..


Takeran, ……. Juli 2006
Panitia Penerimaan Siswa Baru (PSB)
SMP Negeri 2 Takeran
Ketua,


BASUKI IRIANTO, S. Pd.
NIP. 131 330 156
PANITIA PENERIMAAN SISWA BARU
TAHUN PELAJARAN 2005/2006
SMP NEGERI 2 TAKERAN
Desa Jomblang Kecamatan Takeran 63383  (0351) 458649
M A G E T A N


S U R A T P E N G A N T A R
Nomor : 420//039/416.105/2/2006

Kepada
Yth. Bapak/Ibu Kepala SD/MI ____________________
di
T E M P A T .


Assalamu’alaikum wr. wb.
Bersama ini kami kirimkan dengan hormat informasi pendidikan dan blanko pendaftaran siswa baru SMP Negeri 2 Takeran Tahun Pelajaran 2006/2007.
Untuk kelancaran kegiatan tersebut di atas, kami mohon kerja sama Bapak/Ibu Kepala Sekolah agar disebarluaskan kepada segenap siswa kelas 6 di sekolah yang bapak/ibu pimpin.

Demikian, atas kerjasama dan pastisipasinya kami haturkan terima kaksih.
Wassalamu’alaikum wr. wb.

Takeran, 27 Juni 2006

Panitia Penerimaan Siswa Baru (PSB)
Mengetahui
SMP Negeri 2 Takeran
Kepala SMP Negeri 2 Takeran, Ketua,

Drs. EDY SISWANTO BASUKI IRIANTO, S. Pd.
NIP. 131 782 125 NIP. 131 330 156

MODEL PEMBELAJARAN

Examples non Examples

Contoh dapat diambil dari kasus / gambar yang relevan dengan SK/KD

Langkah-langkah:
1. Guru mempersiapkan gambar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran
2. Guru membagi kelas atas kelompok-kelompok (2 -3 orang)
3. Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan di OHP
4. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan kepada siswa untuk memperhatikan / menganalisa gambar
5. Kelompok melakukan diskusi untuk menganalisa gambar dan mencacat hasilnya
6. Tiap kelompok diberi kesempatan untuk melaporkan hasilnya dan kelompok lain mengomentarinya
7. Guru mulai menjelaskan materi sesuai sesuai tujuan yang ingin dicapai (guru dapat mulai dari hasil diskusi siswa)
8. Kesimpulan


Picture and Picture

Langkah-langkah:
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Guru menyajikan meteri sebagai pengantar
3. Guru menunjukkan / memperlihatkan gambar-gambar yang disusun secara acak
4. Guru menunjuk siswa secara bergantian untuk megurutkan gambar-gambar menjadi urutan logis
5. Guru menanyakan alasan / dasar pemikiran urutan gambar tersebut
6. Dari alasan /urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep / materi yang sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
7. Kesimpulan / rangkuman


Numbered Heads Together (Kepala Bernomor)
(Spencer Kagan, 1992)

Langkah-langkah:
1. Siswa dibagi dalam kelompok dan setiap siswa dalam kelompok mendapat nomor
2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya
3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap kelompok dapat mengerjakan / mengetahui jawabannya
4. Guru memanggil salah satu nomor siswa untuk melaporkan hasil kerjasama mereka
5. Teman dari kelompok lain diminta menanggapi
6. Guru menunjuk nomor yang lain untuk melaporkan (No. 4)
7. Kesimpulan





Cooperative Script
(Dansereau CS, 1985)
adalah metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah:
1. Guru membagi siswa untuk berpasangan
2. Guru membagikan wacana / materi kepada siswa untuk dibacakan dan siswa lain membuat ringkasan
3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar
4. Pembicara menyampaikan ide-ide pokok kemudian membacakan ringkasannya selengkap mungkin.
Pendengar: a) menyimak/mengoreksi sekaligus menambah atau
mengurangi ide-ide pokok yang disampaikan pembicara
b) membantu mengingatkan pembicara apabila ada hal-hal
yang terlupakan dalam menghubungkan ide-ide pokok
5. Pembicara dan pendengar saling bertukar peran
6. Kesimpulan guru
7. Penutup



Kepala Bernomor Struktur
(Modifikasi dari Number Heads)

Langkah-langkah:
1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam kelompok mendapat nomor
2. Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomornya terhadap tugas yang berangkai
Misalnya: Siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor dua mengerjakan soal, dan. Siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaannya dan seterusnya.
3. Jika perlu, guru dapat meminta siswa bekerjasama anatar kelompok. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung dengan beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Dalam hal ini diharapkan siswa dengan tugas yang sama dapat saling membantu atau mencocokkan hasil kerjasama mereka
4. Laporan hasil kelompok dan tanggapan dari kelompok lain
5. Kesimpulan







Student Teams-Achievement Divisions (STAD)
Tim Siswa - Kelompok Prestasi (Slavin, 1995)

Langkah-langkah:
1. Membentuk kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, agama dll.)
2. Guru menyajikan pelajaran
3. Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok. Anggotanya tahu. Anggota yang tahu menjelaskan kepada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti
4. Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis/pertanyaan tidak boleh saling membantu
5. Guru memberi evaluasi
6. Penutup

Problem Based Introduction (PBI)
(Pembelajaran Berdasarkan Masalah)
PBI memusatkan pada masalah kehidupannya yang bermakna bagi siswa. Peran guru menyajikan maslah, mengajukan pertanyaan, dan memfasilitasi penyelidikan / dialog.

Langkah-langkah:
1. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistic yang dibutuhkan, serta memotivasi siswa agar terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih
2. Guru membantu siswa mendefinisikan danmengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topic, tugas, jadwal, dlsb)
3. Guru memdorong siswa mengumpulkan informasi yang sesuai, melaksanakan Eksperimen untuk mendapatkan penjlasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, dan pemecahan masalah
4. Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya
5. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan

Artikulasi
Langkah-langkah:
1. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai
2. Guru menyajikan materi sebgaimana biasa
3. Untuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok berpasangan dua orang
4. Suruhlah seorang dari pasangan tersebut menceritakan materi yang baru diterima dari guru. Siswa pasangannya mendengarkan sambil membuat catatan-catatan keci, kemudian berganti peran.
5. Suruhlah siswa (secara acak) untuk menyampaikan hasil kerjanya (pada nomor 4). Suruhlah siswa lain sehingga semua kelompok menyampaikan laporannya
6. guru mengulangi/ menjelaskan/ mempertegas kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa
7. Kesimpulan / penutup

Mind Mapping
Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Guru mengemukakan konsep / permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa (sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawaban)
3. membentuk kelompok yang anggotanya 2 – 3 orang
4. Tiap kelompokmenginventarisasi / mencatat alternative jawaban hasil diskusi
5. Tiap kelompok (secara acak) membaca hasil diskusinya dan guru mencatat di papan serta mengelompokkan sesuai kebutuhan guru
6. Dari dat-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi bimbingan sesuai dengan konsep yang disediakan guru

Jigsaw (Model Tim Ahli)
(Aronson, Blaney, Stephen, Sikes, and Snapp, 1978)

Langkah-langkah:
1. Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 angota tiap tim (Kelompok Asal)
2. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda
3. Tiap orang dalam tim membaca bagian materi yang ditugaskan
4. Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (Kelompok Ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka
5. Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli, tiap anggota kembali ke kelompok asal dan secara bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka diskusikan di kelompok ahli
6. Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusinya
7. Guru mengevaluasi
8. Penutup


Talking Stick
Langkah-langkah:
1. Guru menyiapkan sebuah tongkat
2. Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari kemudian memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca dan mempelajari materi yang sudah disiapkan guru (buku paket/lainnya)
3. Setelah selesai no. 2, siswa diminta menutup bukunya
4. Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada siswa. Si pemegang tongkat harus menjawab pertanyaan yang diberikan guru. Demikian sterusnya sampai sebagian siswa mendapat bagian untuk menjawab pertanyyan dari guru.
5. Guru memberikan kesimpulan
6. Penutup



Make – A Match (Mencari Pasangan)
(Lorna Curran, 1994)

Langkah-langkah:
1. Guru menyiapka beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topic yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban
2. Setiap siswa mendapat satu buah kartu
3. Tiap siswa memikirkan jawaban / soal dari kartu yang dipegang
4. Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartu soal
5. Setiap siswa yang dapat menemukan / mencocokkan kartunya sebelum batasktu yang ditentukan diberi poin
6. Setelah satu babk kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya
7. Demikian seterusnya
8. Kesimpulan / penutup

Think Pair and Share
(Frank Lyman, 1985)

Langkah-langkah:
1. Guru menyampaikan inti materi dan kompetensi yang ingin dicapai
2. Siswa diminta untuk berpikir tentang materi/permasalahan yang disampaikan guru
3. Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (dalam kelompok 2 orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing
4. Guru memimpin pleno (diskusi), tiap kelompok diminta mengemukakan hasil diskusinya
5. Berawal dri kegiatan tersebut mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkapkan para siswa
6. Guru memberi kesimpulan
7. Penutup


Debate
Langkah-langkah:
1. Guru membagi dua kelpompok peserta debat, yang satu kelompok pro dan yang lain kelompok kontra
2. Guru memberikan tugas untuk membaca materi yang akan didebatkan oleh kedua kelompok tersebut
3. Setelah membaca materi, guru menunjuk salah satu anggota kelompok pro untuk berbicara.
4. Kelompok kontra diminta memberi tanggapan/membalas. Demikian seterusnya
5. Sementara siswa menyampaikan gagasannya guru menulis inti/ide-ide dari setiap pembicaraan di papan tulis sampai sejumlah ide yang diharapkan guru terpenuhi
6. Guru menambahkan konsep/ide yang belum terungkap
7. Dari dat-data di papan tersebut, guru mengajak siswa membuat kesimpulan/rangkuman yang mengacu pada topic yang ingin dicapai

Role Playing
Langkah-langkah:
1. Guru menyiapkan/menyusun scenario yang akan ditampilkan
2. Menunjuk beberapa siswa untuk mempelajari scenario dua hari sebelum KBM dilaksanakan
3. guru membentuk kelompok siswa yang anggotanya 5 orang
4. Membarikan penjelasan tentang kompetensi yang ingin dicapai dalam pembelajaran
5. Memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk melakonkan scenario yng sudah dipersiapkan
6. Masing-masing siswa duduk dikelompokknya masing-masing sambil memperhatikan/mengamati scenario yang sedang diperagakan
7. Setelah selesai dipentaskan, masing-masing siswa diberikan kertas sebagai lembar kerja untuk membahas
8. Masing-masing kelompok menyanpaikan hasil kesimpulannya
9. Guru memberikan kesimpulan secara umum
10. Evaluasi
11. Penutup

Group Investigation (Sharan, 1992)
Langkah-langkah:
1. Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok hiterogen
2. Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok
3. Guru memanggil ketua-ketua untuk satu materi tugas sehingga satu kelompok mendapat tugasu materi/tugas yang berbeda dari kelompok lain
4. Masing-masing kelompok membahas materi yang sudah ada secara kooperatif berisi penemuan
5. Setelah selesai diskusi, lewat juru bicara, ketua menyampaikan hasil pembahasan kelompok
6. Guru memberikan penjelasan singkat sekaligus kesimpulan
7. Evaluasi – penutup


Snowball Throwing
Langkah-langkah:
1. Guru menyampaikan materi yang akan disajikan
2. Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi
3. Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya
4. Setiap siswa diberi satu lembar kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok
5. Kertas tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa lainnya selama ‡5 menit
6. Setelah siswa mendapat satu bol/satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian
7. Guru memberikan simpulan
8. Evaluasi / Penutup

Student Facilitator and Explaining
(Siswa mempresentasikan ide / pendapat pada rekan peserta lainnya)

Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi
3. Memberikan kesempatan kepada siswa/peserta untuk menjelaskan kepada peserta lainnya, baik melalui bagan / peta konsep maupun lainnya
4. Guru menyimpulkan ide / pendapat
5. Guru menerangkan semua materi yang disajikan saat itu
6. Penutup


Explicit Instruction (Pengajaran Langsung)
(Rosenshina & Stevens, 1986)
Pembelajaran langsung khusus dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan procedural dan pengetahuan deklaratif yuanbg dapat diajarkan dengan pola selangkah demi selangkah

Langkah-langkah:
1. Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa
2. Mendemonstrasikan pengetahuan dan keterampilan
3. Membimbing pelatihan
4. Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik
5. Memberikan kesempatan untuk latihan lanjutan



Cooperatif Integrated Reading and Composition (CIRC) /Kooperatif Terpadu membaca dan Menulis (Steven & Slavin, 1995)

Langkah-langkah:
1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang secara heterogen
2. Guru memberikan wacana/klipoing sesuai dengan topic pembelajaran
3. Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan teradap wacana wacana/kliping dan ditulis pada elembar kertas
4. mempresentasikan/membacakan hasil diskusi kelompok
5. Guru membuat kesimpulan bersama
6. Penutup








INSIDE-OUTSIDE-CIRCLE
(LINGKARAN KECIL-LINGKARAN BESAR)
OLEH SPENCER KAGAN
“Siswa saling membagi informasi pada saat yang bersamaan, dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur”

Langkah-langkah :
1. Separuh kelas berdiri membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar
2. Separuh kelas lainnya membentuk lingkaran di luar lingkaran pertama, menghadap ke dalam
3. Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbagi informasi. Pertukaran informasi ini bias dilakuykan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan
4. Kemudian siswa berada di lingkaran kecil diam di tempat, sementara siswa yang berada di lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam, sehingga masing-masing siswa mendapat pasangan baru.
5. Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi. Demikian seterusnya.

Contoh Kartu :
- Perusahaan ini tanggung jawabnya tidak terbatas
- Dimiliki oleh satu orang
- Struktur organisasinya tidak resmi
- Bila untung dimiliki, diambil sendiri

• Nah, siapakah aku?

Jawaban : PERUSAHAAN PERSEORANGAN


Kartu Arisan
MEDIA ;
• Buat kartu (10 x 10 cm) sejumlah siswa untuk menulis jawaban dan dan kartu kertas (5 x 5 cm) untuk menulis soal.
• Gelas

Langkah-langkah :
1. Bentuk kelompok ± 4 orang secara heterogen
2. Bagikan kertas jawaban kepada siswa masing-masing 1 lembar. Kartu soal digulung dan dimasukkan dalam gelas
3. Gelas yang telah berisi gulungan soal dikocok, kemudian salah satu yang jatuh dibacakan. Siswa yang memegang jawaban yang sesuai dengan kartu soal agar membacakan jawabannya.
4. Apabila jawaban siswa benar, maka siswa lainnya diminta bertepuk tangan atau meneriakkan yel-yel tertentu.
5. Setiap jawaban yang benar diberi poin 1 sebagai nilai kelompok sehingga nilai total kelompok merupakan penjumlahan poin dari para anggotanya
6. Dan seterusnya

WORD SQUARE
Media : - Buatlah kotak sesuai dengan keperluan
- Buatlah soal sesuai dengan materi

Langkah-langkah :
1. Sampaikan meteri sesuai dengan kompetensi
2. Bagikan lembar kegiatan sesuai contoh
3. Siswa disuruh menjawab soal kemudian mengarsir huruf dalam kotak sesuai jawaban
4. Berikan poin setiap jawaban dalam kotak

Contoh :
Soal :
1. Sebelum mengenal uang orang melakukan pertukaran dengan cara . . .
2. . . . digunakan sebagai alat pembayaran yang sah.
3. Uang . . . saat ini banyak dipalsukan
4. Nilai bahan pembuatan uang disebut . . .
5. Kemampuan uang untuk ditukar dengan sejumlah barang / jasa disebut nilai . . .
6. Nilai perbandingan uang dalam negara dengan mata uang asing disebut . .
7. Nilai yang tertulis pada uang disebut nilai . . .
8. Dorongan seseorang menyimpan uang untuk keperluan jual-beli disebut motif . . .
9. Perintah tertulis dari seseorang yang mempunyai rekening ke bank untuk membayar sejumlah uang disebut . . .

SCRAMBLE
Media : - Buatlah pertanyaan yang sesuai dengan materi
- Buatlah jawaban yang huruf-hurufnya diacak
Langkah-langkah
1. Guru menyajikan materi pelajaran sesuai dengan TPK
2. Guru membagikan lembar kerja

Contoh : Susunlah huruf-huruf pada kolom B sehingga merupakan kata kunci
(jawaban) dari pernyataan kolom A.
No A B
1

2
3
4
5

6

7
8

9 Sebelum mengenal uang, orang melakukan pertukaran dengan cara . . . .
. . . digunakan sebagai alat pembayaran yang sah.
Uang . . . saat ini banyak dipalsukan.
Nilai bahan pembuatan uang disebut . . . .
Kemampuan uang untuk ditukar dengan sejumlah barang / jasa disebut nilai . . . .
Nilai perbandingan uang dalam negeri dengan mata uang asing disebut . . . .
Nilai yang tertulis pada uang disebut nilai . . . .
Dorongan sesorang menyimpan uang untuk keperluan jual-beli disebut motif . . . .
Perintah tertulis dari seseorang yang mempunyai rekening di bank untuk membayar sejumlah uang disebut . . . . TARREB / . . . .

GANU / . . . .
TRASEK / . . . .
KRISTINI / . . . .
LIRI / . . . .

SRUK / . . . .

MINALON / . . . .

SAKSITRAN / . . .


KEC / . . . . .


TAKE AND GIVE

Media :
1. Kartu ukuran 10 X 15 cm sejumlah peserta.
2. Tiap kartu berisi sub materi yang berbeda dengan kartu lainnya
3. Kartu control sejumlah siswa, contoh nama siswa sub materi
Nama yang diberi
1. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
2. . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . .

Langkah-langkah :
1. Siapkan kelas sebagaimana mestinya
2. Jelaskan materi sesuai TPK ± 45 menit
3. Untuk memantapka penguasaan peserta, tiap siswa diberi masing-masing satu kartu untuk dipelajari (dihapal) ± 5 menit.
4. Semua siswa disuruh berdiri dan mencari pasangan untuk saling menginformasikan materi sesuai kartu masing-masing. Tiap siswa harus mencatat nama pasangannya pada kartu kontrol.
5. Demikian seterusnya sampai tiap peserta dapat saling memberi dan menerima materi masing-masing.
6. Untuk mengevaluasi keberhasilan, berikan siswa pertanyaan yang sesuai dengan kartunya (kartu orang lain)
7. Strategi ini dapat dimodifikasikan sesuai keadaan
8. Kesimpulan

CONCEPT SENTENSE
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan tujuan
2. Guru menyajikan materi secukupnya
3. Guru membentuk kelompok yang anggotanya ± 4 orang secara heterogen
4. Menyajikan beberapa kata kunci sesuai dengan materi / TPK yang disajikan
5. Tiap kelompok disuruh membuat beberapa kalimat dengan menggunakan minimal 4 kata kunci/kalimat
6. Hasil diskusi kelompok diskusikan lagi secara pleno dengan dipandu guru
7. Kesimpulan

CARA BERINTERNET

Wahai anak-anakku yan tercinta dan kami banggakan generasi penerus bangsa, you harus pintar dan kreatif sehingga dapat sukses di masa depan. jadilah dirimu sendiri jangan meniru dan menjiplak orang lain. untuk itu belajarlah yang keran dan disiplin tinggi untuk meraih cita-cita.
ini ada tip untuk you dalam berinternet:

1. Klik 2x icon Jalawave, sehingga hasilnya sebagaimana berikut :
2. Klik Dial maka akan terjadi sambungan ke Internet. Tunggu beberapa detik hingga terjadi sambungan internet yang ditandai dengan munculnya gambar komputer kecil di kanan bawah layar.

3. Internet sudah tersambung sehingga dapat langsung berinternet. Untuk keamanan dan kenyamanan berinternet pakailah OPERA.

CATATAN :
Kalau internet tidak bisa sambung dengan pesan kesalahan error 734 maka perlu ditulis ulang passwordnya, yaitu : br89q

About This Blog

About This Blog

  © Blogger templates 'Sunshine' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP